Golek Golek

Wednesday, November 16, 2011

Komentar Tentang Jurnal Dibawah




klik disini untuk mengunduh file
(sebelumnya harus login proquest dulu)


Assalamualaikum Wr. Wb.
Disini saya akan menanggapi sedikit tentang sebuah jurnal yang membahas tentang kecurangan-kecurangan dalam menuntut ilmu (baca : menyontek) dan kecurangan-kecurangan yang terjadi di tempat kerja (baca : korupsi).

not enough time menduduki peringkat pertama
Seperti yang tertulis dalam jurnal tersebut bahwa sebagian besar mahasiswa melakukan kecurangan dalam menjalani kuliahnya. Berbagai motif melatar belakangi terjadinya peristiwa naas tersebut, salah satunya disebutkan bahwa menyontek untuk menghemat waktu. Memang apabila diambil positifnya ada benarnya juga. Di era maraknya tugas yang membebani hidup mahasiswa maka untuk mempercepat proses penderitaan yaitu dengan meyontek. Memang menyontek bisa dibilang tidak ada untungnya (selain menghemat waktu tadi), dikatakan bahwa menyontek tidak akan membuat kita tambah pintar. Menurut saya itu hanyalah sebuah pernyataan stereotype belaka, siapa yang tahu selain orang yang menyontek dan Tuhan YME kalau misalnya ada kasus menyontek tugas, tugas yang di foto kopi tersebut untuk belajar, kemungkinan kan selalu ada. Ya mungkin kalau menyontek saat ujian memang tidak membuat kita semakin pintar (selain menambah ketangkasan dalam menyontek)
 

????????
Selain itu di jurnal tersebut juga membahas tentang kecurangan-kecurangan dalam bekerja. Saya tidak akan pro untuk yang satu ini.Kecurangan-kecurangan dalam perusahaan pasti rata-rata menyangkut dengan yang namanya korupsi. Sesuatu yang akan merugikan banyak pihak. Dalam jurnal tersebut juga membahas tentang motif-motif apa yang mendorong orang untuk melakukanya. Dan ada satu motif yang membingungkan saya yaitu pernyataan "The Company Deserved It""  . Memang apa yang dilakukan perusahaan-perusahaan tersebut sampai ada 7 dari 139 orang mengatakan tersebut. Tanggapan saya cuma memang ada pekerjaan yang terus-terusan enak? Ya pasti semua orang merasakan yang namanya jatuh dan terbang.

Kalau dalam jurnal tersebut dikatakan kalau kecurangan-kecurangan yang dilakukan semasa kecil pasti akan terbawa sampai dewasa, ya sebaiknya kecurangan-kecurangan tersebut sebaiknya dihindari sedini mungkin. Tetapi sepertinya susah khususnya untuk negeri kita tercinta ini Indonesia yang budaya menyontek sudah mendarah daging.

Mungkin itu berpatah-patah dari saya menanggapi jurnal tersebut. Apabila ada pihak yang tidak berkenan mohon maaf sebesar-besarnya. Apabila ada pihak yang tergugah hatinya setelah membaca tulisan diatas itu semua datangnya dari Allah SWT.
Wassalamualaikum Wr. Wb.

No comments:

Post a Comment